SISTEM INFORMASI BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI

 Perancangan sistem informasi berbasis teknologi informasi harulah bertolak dari tersedianya sumber daya manusia dan sikap serta perilaku manusia itu sendiri untuk memanfaatkan data yang telah diolah dalam suatu sistem menjadiinformasi dalam pengambilan keputusan.

Sejalan dengan pemikiran itu, maka sistem informasi manajemen adalah suatu sistem yang dirancang secara terintergrasi untuk menyajikan informasi guna mendukung area kunci dalam fungsi dan struktur dengan menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lu-nak (software) komputer, prosedur pedoman, model manajemen dan keputusan dan sebuah "data base".

Sejalan dengan pemikiran yang diutarakan diatas, maka perancangan sistem informasi manajemen dengan pendekatan sistem dapat digambarkan dan djelaskan sebagai berikut :

Teknologi informasi, sebagai teknologi pengadaan, pengolahan, penyimpanan dan penyebaran berbagai jenis informasidengan memanfaatkan komputer dan telekomunikasi, yang lahir karena ada-nya dorongan-dorongan kuat untuk menciptakan teknologi baru yang dapat mengatasi kelambatan manusia mengolah informasi.

Teknologi web, merupakan sistem informasi dan komunikasi hypertext, yang sangat populer dipakai di jaringan internet, dengan komunikasi data yang sesuai dengan model client / server. Web client (browser) dapat menakses multiprotokol dan informasi hypermedia dengan menggunakan alamat-alamat............

....Selengkapnya---SISTEM INFORMASI BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI

 

Terima kasih: Busana MuslimDutapulsaBatik UnikDunia Mode

.

 

Posted in TI. 0 Comment »

Pajak, Fungsi dan Jenisnya

 FUNGSI PAJAK

  1. Fungsi budgetair, yang disebut pula sebagai fungsi penerimaan dan sumber utama kas negaraPajak berfungsi sebagai sumber dana yang diperuntukkan bagi pembiayaan pengeluaran-pengeluaran pemerintah. Contoh : Dimasukkannya pajak dalam APBN sebagai penerimaan dalam negeri.
  2. Fungsi reguleryang disebut pula sebagai fungsi mengatur / alat pengatur kegiatan ekonomi. Pajak berfungsi sebagai alat untuk mengatur atau melaksanakan kebijakan di bidang social dan ekonomi. Sebagai contoh yaitu dikenakannya pajak yang tinggi terhadap minuman keras, sehingga konsumsi minuman keras dapat ditekan, demikian pula terhadap barang mewah.
  3. Fungsi alokasi, yang disebut pula sebagai sumber pembiayaan pembangunan. Kas negara yang telah terisi dan bersumber dari pajak yang telah terhimpun, harus dialokasikan untuk pembiayaan pembangunan dalam segala bidang.
  4. Fungsi distribusi, yang disebut pula sebagai alat pemerataan pendapatan. Wajib pajak harus membayar pajak, pajak tersebut digunakan sebagai biaya pembangunan dalam segala bidang. Pemakaian pajak untuk biaya pembangunan tersebut, harus merata ke seluruh pelosok tanah air agar seluruh lapisan masyarakat dapat menikmatinya bersama.

JENIS PAJAK

  1. Jenis pajak menurut sifatnya :
    1. Pajak langsung adalah pajak yang pembebanannya tidak dapat dilimpahkan kepada pihak lain, tetapi harus menjadi beban langsung wajib pajak yang bersangkutan. Contoh : Pajak penghasilan.
    2. Pajak tak langsung adalah  pajak yang pembebanannya dapat dilimpahkan ke pihak lain. Contoh : Pajak pertambahan nilai.

Pembagian pajak menurut sifatnya dimaksudkan pembedaan dan pembagiannya berdasarkan ciri-ciri prinsip :

    1. pajak subyektif adalah pajak yang berdasarkan pada subyeknya yang selanjutnya dicari syarat obyektifnya, dalam arti memperhatikan keadaan diri wajib pajak. Contoh : PPh.....

 

.......Selengkapnya---Pajak, Fungsi dan Jenisnya

 

.

Posted in Pajak. 0 Comment »

Pengertian Busana, dan Macam-Macamnya

 Istilah busana merupakan istilah yang sudah tidak asing lagi bagi kita semua. Istilah busana berasal dari bahasa sanskerta yaitu “bhusana” dan istilah yang popular dalam bahasa Indonesia yaitu “busana” yang dapat diartikan “pakaian”. Namun demikian pengertian busana dan pakaian terdapat sedikit perbedaan, dimana busana mempunyai konotasi “pakaian yang bagus atau indah” yaitu pakaian yang serasi, harmonis, selaras, enak di pandang, nyaman melihatnya, cocok dengan pemakai serta sesuai dengan kesempatan. Sedangkan pakaian adalah bagian dari busana itu sendiri.

Busana dalam pengertian luas adalah segala sesuatu yang dipakai mulai dari kepala sampai ujung kaki yang memberi kenyamanan dan menampilkan keindahan bagi sipemakai. Secara garis besar busana meliputi :

1. Busana mutlak yaitu busana yang tergolong busana pokok seperti baju, rok, kebaya, blus, bebe dan lain-lain, termasuk pakaian dalam seperti singlet, bra, celana dalam dan lain sebagainya.

2. Milineris yaitu pelengkap busana yang sifatnya melengkapi busana mutlak, serta mempunyai nilai guna disamping juga untuk keindahan seperti sepatu, tas, topi, kaus kaki, kaca mata, selendang, scraf, shawl, jam tangan dan lain-lain.

3. Aksesoris yaitu pelengkap busana yang sifatnya hanya untuk menambah keindahan sipemakai seperti cincin, kalung, leontin, bross dan lain sebagainya.

Dari uraian di atas jelaslah bahwa busana tidak hanya terbatas pada pakaian seperti rok, blus atau celana saja, tetapi merupakan kesatuan dari keseluruhan yang kita pakai mulai dari kepala sampai ke ujung kaki, baik yang sifatnya pokok maupun sebagai pelengkap yang bernilai guna atau untuk perhiasan. Pemahaman hal di atas sangat penting sekali bagi seseorang yang akan berkecimpung di bidang tata busana.

Pemakaian istilah busana dalam Bahasa Inggris sangat beragam, tergantung pada konteks yang dikemukakan, seperti :

a. Fashion lebih difokuskan pada mode yang umumnya ditampilkan seperti istilah-istilah mode yang sedang digemari masyarakat yaitu in fashion, mode yang dipamerkan atau diperagakan disebut fashion show, sedangkan pencipta mode dikatakan fashion designer, dan buku mode disebut fashion book.

b. Costume. Istilah ini berkaitan dengan jenis busana seperti busana nasional yaitu national costume, busana muslim disebut moslem costume, busana daerah disebut traditional costume.

c. Clothing, dapat diartikan sandang yaitu busana yang berkaitan dengan kondisi atau situasi seperti busana untuk musim dingin disebut winter clothing, busana musim panas yaitu summer clothing dan busana untuk musim semi disebut spring cloth.

d. Dress, dapat diartikan gaun, rok, blus yaitu busana yang menunjukkan kesempatan tertentu, misalnya busana untuk kesempatan resmi disebut dress suit, busana seragam dikatakan dress uniform dan busana untuk pesta disebut dress party. Dress juga menunjukkan model pakaian tertentu seperti long dress, sack dress dan Malaysian dress.

e. Wear, istilah ini dipakai untuk menunjukkan jenis busana itu sendiri, contoh busana anak disebut children’s wear, busana pria disebut men’s wear dan busana wanita disebut women’s wear.

 

.

JENIS-JENIS RAGAM HIAS

Desain hiasan dapat dibuat dari berbagai bentuk ragam hias. Adapun jenis-jenis ragam hias yang dapat digunakan untuk menghias bidang atau benda yaitu :

a. Bentuk naturalis

Bentuk naturalis yaitu bentuk yang dibuat berdasarkan bentukbentuk yang ada di alam sekitar seperti bentuk tumbuh-tumbuhan, bentuk hewan atau binatang, bentuk batu-batuan, bentuk awan, matahari, bintang, bentuk pemandangan alam dan lain-lain.

 

b. Bentuk geometris

Bentuk geometris yaitu bentuk-bentuk yang mempunyai bentuk teratur dan dapat diukur menggunakan alat ukur.

Contohnya bentuk segi empat, segi tiga, lingkaran, kerucut, silinder dan lain-lain.

 

c. Bentuk dekoratif

Bentuk dekoratif merupakan bentuk yang berasal dari bentuk naturalis dan bentuk geometris yang sudah distilasi atau direngga sehingga muncul bentuk baru tetapi ciri khas bentuk tersebut masih terlihat. Bentuk-bentuk ini sering digunakan untuk membuat hiasan pada benda baik pada benda-benda keperluan rumah tangga maupun untuk hiasan pada busana.

Posted in Busana. 0 Comment »

Informasi yang diberikan oleh perusahaan berhubungan dengan pencari kerja.

 1.      Jenis dan tingkat pendidikan.

Tingkat pendidikan seperti tamatan SD, SLTP, SLTA, D1, D2, D3, maupun S1. Tingakt pendidikan disesuaikan dengan jenisnya, maksudnya sesuai dengan jurusan yang dimiliki atau dibutuhkan dalam perusahaan.

2.      Keahlian khusus

Keahlian khusus ini keahlian baik dari pendidikan formal maupun diluar pendidikan formal, seperti kecakapan berbahasa Inggris, computer, mengetik dsb. Keahlian sangat menunjang dalam proses kerja.

3.      Pengalaman kerja.

Pengalaman kerja sangat dibutuhkan oleh perusahaan karena dengan pencari kerja yang sudah berpengalaman maka perusahaan tidak mengeluarkan biaya untuk melatih atau mendidik para pencari kerja. Dengan demikian dapat menekan biaya produksi. Supaya para pencari kerja itu berpengalaman maka perlulah suatu kegiatan untuk para siswa/mahasiswa untuk magang atau latihan dalam perusahaan. Dengan magang/ latihan perusahaan para siswa/mahasiswa dapat terjun langsung dalam praktek kerja.

4.      Kesehatan

Kesehatan jasmani dan rohani sangat diperlukan dalam dunia usaha. Tenaga kerja yang sehat akan meningkatkan produktivitas kerja dan menghasilkan out put yang besar dan berkualitas. Akan tetapi tenaga kerja yang sering adakit akan menurunkan produktivitas kerja dan memperbesar biaya produksi perusahaan.

5.      Kejujuran, sikap dan penampilan.

Kejujuran, sikap dan penampilan dalam kerja akan meningkatkan hasil produksi dan kelangsungan perusahaan, kepribadian ini sangat menunjang dalam mencapai tujuan dalam perusahaan.

 

      Dari persyaratan di atas haruslah diperhatikan oleh pencari kerja, apabila tidak diperhatikan maka para pencari kerja tidak mungkin dapat bekerja karena tidak ada kesesuaian antara pencari kerja dengan penawaran tenaga kerja. Perlunya kesesuaian ini supaya tidak ada pihak yang dirugikan baik pihak pencari kerja maupun pihak penawaran tenaga kerja.

......Selengkapnya -- KESEMPATAN KERJA.

 

.

Posted in Kerja. 0 Comment »